Kembali

Festival Budaya Daerah Diminati Oleh Masyarakat

Ditengah modernisasi dan perkembangan zaman, ternyata kesenian dan budaya daerah masih begitu digemari oleh masyarakat. Hal ini terlihat dalam kemeriahan Festival Budaya Daerah tingkat Kecamatan Sawangan yang diselenggarakan hari minggu kemarin (17/09/2017) di Lapangan Desa Jati Kecamatan Sawangan. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya kerumunan yang menonton festival tersebut. Tidak hanya masyarakat sekitar desa yang datang, namun dari kecamatan lain seperti Kecamatan Candimulyo dan Kecamatan Pakis yang rela jauh-jauh untuk datang menyaksikan.


Festival Budaya Daerah tingkat Kecamatan Sawangan ini sendiri menampilkan kesenian dari 16 kelompok seni dari desa-desa di wilayah Kecamatan Sawangan, Kesenian yang ditampilkan pun beragam mulai dari tari soreng, kuda lumping, dan lain-lain. Acara sendiri berlangsung dari pagi hingga sore hari. Tidak hanya menunjukkan kebolehannya di panggung saja, namun kelompok yang tampil dinilai dan bagi juara satu sampai tiga diberikan trophy dan piagam penghargaan. Penilaian pemenang sendiri ditentukan dengan beberapa kriteria dari dewan juri yang telah disepakati sebelumnya.


Untuk kelompok yang berhasil mendapatkan juara satu adalah Putro Budoyo dari Dusun Glondong Duwur desa Wulunggunung yang menampilkan tari soreng. Juara kedua didapatkan oleh Kelompok tari Grasak yaitu Sanggar dadap dari Dusun Dadapan Desa Ketep, sedangkan juara tiga adalah Kesenian Kuda Lumping dari Dusun Banyuurip Desa Gantang.


Dalam sambutannya, Camat Sawangan, Drs. Wisnu Argo Budiono,MM mengatakan bahwa tujuan diadakannya festival budaya ini adalah untuk nguri-uri budaya dan kearifan lokal sehingga tetap eksis dalam perkembangan jaman.